Latest Entries »

2/24/10

MOBIL DAN JALAN TOL

Apa persamaan Google dengan Jasa Marga? Apa persamaan
Microsoft dengan Toyota dan GM?

1-2 TAHUN terakhir ini, Google makin terobsesi dengan satu
hal: kecepatan. Paruh akhir 2008, Google mengumumkan akan
membuat browsersendiri. Alasannya? Semua browser yang ada
terlalu lambat! Terutama dalam mengeksekusi Javascript. Maka
lahirlah Chrome dan mesin Javascript V8, dan dimulailah era
Perang Browser II. Musim panas 2009, saat orang-orang asyik
berlibur, tim Google sibuk menguji infrastruktur pencarian baru
yang dijuluki Caffeine. Kelebihannya? Dapat mengembalikan
hasil dua kali lebih cepat.
November 2009, bahasa pemrograman Go dirilis. Titik be-
rat utama bahasa ini? Kecepatan eksekusi dan kompilasi, dan
juga paralelisme. Masih di bulan yang sama, diperkenalkan
protokol SPDY. Kehebatannya? Mempercepat HTIP hingga
2x. Desember 2009, Google menyuguhkan Site Performance
Tools. Gunanya? Membantu webmaster mempercepat situs
mereka. Terakhirsebagai bonusakhirtahun 2009, Google Public
DNS. Tujuannya? Meng-cache query DNS untuk mempercepat
browsing.
Semakin menjadi kompleks dan lambat, semakin
besar pula peluang meraup keuntungan.
Rupanya demam kecepatan ini berawal dari eksperimen
terhadap pengguna yang dilakukan beberapa tahun lalu. Hala-
man hasil pencarian Google, default-nya memberikan 10 hasil.
Pengguna meminta lebih. Namun ketika ditambah menjadi 30,
traffic dan juga perolehan iklan merosot 20%. Mengapa? Usut
punya usut, ternyata ini karena halaman dengan 10 hasil, butuh
waktu cari 0,4 detik, sementara halaman dengan 30 hasil, butuh
0,9 detik. Selisih yang kecil memang, tapi ternyata tetap berefek
menurunkan kepuasan pelanggan. Maka mulai saat itu "cepat"
menjadi salah satu mantra di markas Google.
Tentu, alasan "ingin memuaskan pengguna yang tak sabar"
yang dikemukakan Google saat Konferensi Web 2.0 tahun
2006 tersebut, sebetulnya sekadar bahasa halus untuk "ingin
menggeber pendapatan". Kalau kita pikir, daripada menampil-
kan 1 halaman berisi 30 hasil, bukankah lebih menguntungkan
menampilkan 3 halaman dengan 10 hasil? Karena jumlah iklan
yang bisa muncullebih banyak, dan peluang Google mendapat-
kan pemasukan dari klik akan menjadi lebih besar. Lebih banyak
pageview, lebih banyak impresi iklan. Maka akan lebih banyak
klik, dan lebih banyak dollar.
Lain Google, lain pula Microsoft. Sampai pada tahapan ter-
tentu, semakin perangkat lunak menjadi kompleks dan lambat,
semakin besar pula peluang meraup keuntungan. Pertama,
hal ini memaksa upgrade ke komputer yang lebih cepat, yang
pada gilirannya akan pula mengharuskan kita membeli lisensi
as baru. Tidak perlu ditanyakan lagi betapa besar "cinta" Intel
pada Microsoft karena hal ini. Kedua, kompleksitas juga menim-
bulkan banyak kebutuhan akan support, mulai dari antivirus dan
konsultan sekuriti, servis upgrade dan reparasi, pelatihan dan
sertifikasi, lisensi compliance, yang dengan senang hati akan
dipenuhi oleh para penyedia yang bermunculan, termasuk oleh
Microsoft sendiri.
Ini sebagian karena kesalahan kita juga yang kadang irasional.
Mana perangkat lunak yang Anda nilai lebih canggih dan nilai-
nya lebih mahal? Yang besar installer-nya 2 MB dan dapat diin-
stal hanya dalam 5 detik, atau yang besarnya 100 M B dan proses
instalasinya 20-30 menit? Asumsi kita tentuyanq kedua.
Microsoft bisa dianalogikan dengan Toyota, Honda, GM yang
ragu/malas berpindah ke mobilelektrik murni dalam waktu
dekat, walaupun secara teknologi tidak masalah. Mekanisme
mobilelektrikjauh lebih sederhana. Namun, apa yang ditempuh
para produsen? Mendorong produk hybrid yang menggabung-
kan kompleksitas/berat mesin tradisional dan mesin listrik di
dalam satu bodi! Tujuannya? Untuk melindungi investasi dan
pemasukan serta segala macam bisnis seputar mobil tradisional,
seperti produsen dan peritel spare part, bengkel, industri BBM,
dan sebagainya.
Sementara Google bisa dianalogikan seperti operator jalan
tol. Ingin semua serba lancar sehingga setiap hari bisa mengutip
receh dari jutaan mobil yang lewat. Semakin lama semakin
terlihat bahwa si operator jalan tol ini ingin memberi mobil dan
bensin gratis bagi semua orang, dan menerima pernasukan iklan
display di sepanjang jalan tol.

Sumber : PC Media 02/2010




0 comments: